Melanjutkan cerita bersama Nissan March di hari keempat, mobil lincah ini, Selasa (20/9/11) pagi goes to campus Universitas Negeri Jakarta (UNJ), kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Dimana saya menimba ilmu bersama ribuan mahasiswa lainnya.
Dengan melintasi kepadatan lalulintas di Jalan Kalimalang (Jalan KH Noer Ali), mobil marmut (March Imut) kembali tampil mempesona di antara berbagai jenis dan produk kendaraan bermotor di jalanan.
Bodi dan warna orange tentu menarik perhatian semua orang di tengah jalan, termasuk jalur padat lalulintas seperti di Kalimalang. Ini memang saya sengaja lewat akses jalan yang menghubungkan wilayah Bekasi-DKI Jakarta ini, Tidak melalui jalan tol, karena saya ingin menjajal sejauhmana kegesitan dan keunggulan si marmut di jalan padat.
Ternyata, semua rintangan lalulintas seakan tidak berarti pada mobil ini. Sebagaimana dimaklumi, arus lalulintas Jalan Kalimalang, mungkin terpadat di Jabodetabek, selain mobil pribadi, jalan ini juga dipadati sepeda motor, angkutan umum dan lainnya.
Tapi realitasnya, mobil ini mampu menelusuri jalan dalam kondisi prima. Dengan kecepatan terukur, mobil ini tiba di kampus dan langsung parkir di deretan mobil-mobil teman satu kampus, dosen dan guru besar UNJ.
Kedatangan si marmut ke kampus, sepertinya membawa nuansa baru. Apalagi stiker `7days With March` yang ada di sisi kanan dan kiri bodi mobil, menambah penasaran di hati sejumlah mahasiswa. Mereka tentu ingin mengetahui lebih dekat mengenai profil mobil ini, apalagi mobil Nissan March memasuki area parkir di depan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
Bahkan mobil ini sempat keliling di dekat pintu gerbang kampus UNJ, mulai dari tempat parkir fakultas, di depan masjid alumni. Kalangan mahasiswa, pedagang dan tukang parkir mengamati pergerakan mobil Nissan March yang seakan sedang melakukan show di area kampus. Tidak ketinggalan sejumlah pengendara mobil lain, juga ikut memperhatikan mobil ini.
Usai mata kuliah pertama, saya beserta sejumlah teman-teman makan siang bersama di Waroeng Steak, di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, lokasinya tidak terlalu jauh dari kampus. Intinya, marmut, begitu panggilanku kepada mobil ini, untuk menunjukkan kepada calon konsumen bahwa mobil ini layak untuk mahasiswa, dosen atau pegawai kantoran.
Lalu, apa kata mereka :
“Mobilnya unik, shop bekernya juga enak koq….Terus accesoris dalam mobil lumayan bagus, dan model mobilnya luci, beda dari yang lain. AC-nya juga dingin dan kelihatan, mobilnya kecil, tetapi dalamnya luas.”
“Asyik banget, ADEM...DEM DAH LEBIH BETAH DI DALAM MOBIL DARIPADA DI DALAM KELAS. NYAMAN BANGET DAH…”
Dengan demikian, tidak salah bila saya member referensi, sesuai pengalaman bersama Nissan March sejak beberapa hari ini, bahwa mobil ini layak menjadi satu di antara pilihan konsumen untuk memiliki kendaraan pribadi atau mobil operasional kantoran. Terus terang, mobil ini boleh dikata semua serba oke, baik BBM-nya irit, gesit dan cocok buat kalangan mahasiswa, terutama mereka yang mampu secara ekonomi.
Sesungguhnya, kendaraan bermotor roda empat yang disiapkan untuk merangkul kawula muda, termasuk mahasiswa, di antaranya adalah mobil ini. Bukan promosi mengada-ada, atau memberi informasi yang berlebihan, Buktinya, melalui program `7days With March` ini, saya lebih tahu secara mendetail tentang kegesitan mobil, khususnya mobil ini.
Dengan kondisi bodi yang nampak mungil ini, sebenarnya akan memberikan gerak yang leluasa di antara kepadatan lalulintas. Kemudian, mobil ini juga praktis buat keluarga muda dan penghuni perumahan padat penduduk, termasuk yang memiliki garasi mobil di rumah yang tempat terbatas.
Bagaimana kelanjutannya, ikuti terus cerita saya bersama Nissan March `7 Days With March` Tidak kecewa dech....
Bonus Video :
Saat si Marmut (red: Nissan March) goes to campus..!
Bersambung.......






